Manfaat Arsip Bagi Pelaku Bisnis

No Comments

Dalam melakukan bisnis, tentu saja sebuah perusahaan akan mempunyai sebuah arsip. Arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Adapun arsip bisnis terdiri atas rekod-rekod yang kegunaannya sudah tidak ada dalam kegiatan rutin administrasi perusahaan atau lembaga tetapi masih bernilai guna, karena masih dipertahankan keberadaannya dalam organisasi yang bersangkutan.

Dikatakan oleh Anne-Marie dalam Keeping Archives bahwa arsip disimpan karena memiliki nilai kelanjutan dari kegiatan sosial dan organisasi. Selain itu menurut Agus Sugiarto dan Teguh Wahyono, kearsipan mempunyai peranan sebagai pusat ingatan atau pusat informasi dan sebagai alat pengawasan yang sangat diperlukan setiap organisasi dalam rangka kegiatan perencanaan, pengendalian, pengembangan, pembuatan laporan, pertanggung jawaban, dan penilaian.

Arsip mempunyai peranan penting dalam proses penyajian informasi bagi pimpinan untuk membuat keputusan dan merumuskan kebijakan. Mengingat peranan arsip yang begitu penting bagi kehidupan berorganisasi, maka keberadaan arsip di kantor benar-benar dapat mendukung penyelesaian pekerjaan.

Selain arsip yang berperan sangat penting dalam perusahaan, arsip memiliki manfaat bagi pelaku bisnis, yaitu:

  1. Dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan;
  2. Sebagai langkah efektif dalam pembuatan kebijakan;
  3. Sebagai informasi untuk membuat suatu keputusan;
  4. Sebagai manajemen untuk risiko bisnis;
  5. Sebagai strategi bisnis untuk mengurangi kerugian saat terjadi bencana;
  6. Perlindungan terhadap hak dan kewajiban pada individu dan organisasi;
  7. Sebagai bentuk alat bukti dalam litigasi;
  8. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan;
  9. Dapat meningkatkan kemampuan untuk menunjukkan tanggung jawab perusahaan, dan untuk memenuhi tujuan keberlanjutan;
  10. Dapat mengurangi biaya karena bisnis berjalan dengan efektif;
  11. Sebagai bentuk perlindungan dalam hak kekayaan intelektual;
  12. Sebagai bukti atas kegiatan penelitian dan pengembangan bisnis;
  13. Sebagai bentuk identitas dari suatu bisnis;
  14. Sebagai bentuk perlindungan terhadap memori perusahaan.

More from our blog

See all posts