5 Tips Menjaga Arsip Bernilai Sejarah Agar Tetap Dalam Kondisi Baik
5 Tips Menjaga Arsip Bernilai Sejarah Agar Tetap Dalam Kondisi Baik
Setiap kegiatan manusia, termasuk kegiatan usaha dan pemerintahan sudah tentu menghasilkan arsip. Secara hukum Arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Sedemikian pentingnya nilai arsip, sehingga arsip dapat dibedakan berdasarkan kriteria ya. Salah satu kriteria arsip adalah arsip yang bernilai sejarah. Arsip yang bernilai sejarah disebabkan oleh proses penciptaannya yang terikat dengan waktu dan peristiwa di suatu peristiwa berlangsung. Karena nilai sejarah tersebut, arsip itu tidak dapat dimusnahkan karena memiliki nilai guna dan informasi yang ada di dalam arsip tersebut dapat dijadikan sebagai bukti.


Menurut metodologi disiplin sejarah, posisi arsip sebagai sumber sejarah menempati kedudukan yang tertinggi dibanding sumber sejarah lainnya. Karena arsip diciptakan pada waktu yang bersamaan dengan kejadian, dengan permasalahan atau fenomena apapun yang muncul di masyarakat.


Karena fungsinya yang penting, maka pemeliharaan arsip tersebut harus dilakukan secara teratur dan dilakukan berdasarkan Peraturan Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2018 Tentang Pedoman Pemeliharaan Arsip Dinamis


Berikut adalah 5 tips menjaga arsip agar tetap dalam keadaan baik;


  1. Ruangan Arsip
Ruang arsip harus dijaga agar tetap kering dan tidak lembab dengan temperatur ideal antara 15°-22° celcius, dengan kelembaban antara 50-60%, ruangan terang dan terkena sinar matahari secara tidak langsung serta memiliki ventilasi udara dan ruangan terhindar dari kebocoran air, serangga dan sebagainya.

  1. Tempat penyimpanan arsip
Tempat penyimpanan arsip diatur secara rapi dan tidak berdekatan agar ada sirkulasi udara yang baik antara berkas yang disimpan.

  1. Penggunaan bahan-bahan kimia
Kita tidak bisa memungkiribahwa suatu ruangan pasti akan dikunjungi oleh berbagai serangga salah satu untuk mencegah serangga tidak ada di ruangan arsip bisa menggunakan bebrapa bahan kimia guna mengusir serangga seperti meletakkan kapur barus (kamper) di tempat penyimpanan, atau mengadakan penyemprotan dengan bahan kimia atau fumigasi secara berkala.

  1. Peraturan Larangan
Perlu dibuatnya peraturan diruang arsip agar terhindarnya kerusakan arsip seperti dilarang membawa atau makan di tempat penyimpanan arsip dan dilarang merokok atau sejenisnya karena percikan api dapat menimbulkan bahaya kebakaran.

  1. Kebersihan Rak Penyimpanan
Rak arsip selalu dijaga kebersihkan dari noda karat, debu dan Jamur agar arsip tidak rusak dan lembab untuk menjamin keamanan dari penyimpanan arsip itu sendiri. Dan jangan lupa untuk membuat jadwal kebersihan agar arsip sejarah diproses menurut prosedur yang seharusnya.
Minta Penawaran